Benih Firman Menghidupkan

8

Sabtu, 18 September 2021

1 Tim 6:13-16; Luk 8:4-15

 

Paus Yohanes Paulus II mengatakan bahwa kita hidup di dunia yang kompleks dan terfragmentasi (terpisah-pisah). Kita mengerti bahwa realitas itu kompleks. Tidak ada debat akademis, politik, ekonomi, atau ekologi yang tidak membicarakan berbagai risiko dan ancaman yang sedang dialami dunia ini dan runtuhnya sistem sosial ekonomi yang tidak ramah bagi sebagian besar umat manusia dan dunia.

Dalam skenario yang begitu chaos (hancur), Firman Tuhan jatuh sebagai benih yang menghasilkan buah. Selama beberapa hari dalam sebulan kita telah merenungkan kisah-kisah sastrawi Penginjil Lukas dan kita telah memperhatikan ajaran dan karya Yesus di tengah-tengah orang sebangsanya. Sekarang dalam perumpamaan tentang penabur dengan penjelasannya, Dia menuntut dari kita sebagai pengikut, untuk menumbuhkan buah keadilan dan solidaritas seperti Dia.

Semoga kita menempa spiritualitas dan keyakinan yang kokoh dalam Firman itu, dalam proyek keselamatan itu dengan tujuan tunggal menanamkan kedaulatan Tuhan yang begitu perhatian dalam memelihara kehidupan. (Diterjemahkan dari buku Bíblico 2021: Para Unir Mejor La Vida y La Biblia)

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More