Bertekun Dalam Hal-Hal Yang Sederhana

0 4

Renungan Hari Jumat 29 Januari 2021, Hari Biasa Pekan III
Bacaan Bacaan I Ibrani 10:32-39
Bacaan Injil Mark 4:26-34.

Banyak orang dalam hidupnya selalu menyepelehkan hal-hal kecil. Manusia mempunyai ambisi agar ia dapat memperoleh hal-hal besar dalam hidupnya dan mengabaikan hal-hal kecil. Segala-sesuatu bemula dari yang kecil. Kata orang bahwa sebuah batu karang dapat dipecahkan oleh tetesan air yang kecil namun hal itu jika terjadi berulang-ulang, maka hasilnya pun bisa terlihat, dan batu pun pecah. Bahkan ada pepata yang lain mengatakan bahwa sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi gunung. Sekiranya istilah ini menjadi satu model perbandingan untuk selalu menyadari diri bahwa hidup manusia harus bergerak dari titik awal yang kosong dan seolah tanpa harapan.
Penginjil Markus hari ini memaparkan kepada kita perumpamaan Yesus tentang benih yang ditaburkan oleh petani di ladang. Bahwa benih yang ditaburkan tidak diketahui oleh si penabur bagaimana ia dapat bertumbuh, berakar lalu menghasilkan daun dan berbuah. Lalu perumpamaan Yesus selanjutnya adalah bahwa benih yang terkecil di muka bumi adalah biji sesawi. Memang biji itu kecil namun ketika ia bertumbuh akan menjadi pohon yang besar di antara jenis sayuran. Dan burung-burung pun kemudia bersarang di atasnya dan naungannya bisa menjadi tempat perteduhan orang-orang yang berada di bawanya.
Sebagai insan yang beriman, hidup harus dimulai dari hal-hal yang sederhana. Hanya orang yang tekun dalam hal-hal yang sederhana yang akan melihat keajaiban-keajaiban dalam hidupnya. Oleh sebab itu, dalam segala hal perlu diingat bahwa kita tidak boleh menyepelehkan hal-hal yang kecil. Sebab dari hal-hal kecil itulah hidup manusia mengalami proses transformasi menjadi pribadi yang besar, dewasa dan tangguh dalam hidupnya. Hiduplah yang sewajarnya dalam Tuhan dan tekun dalam melaksanakan dan menjalankan tugas yang diberikan meski hal sepele pun. Uisneno Nok Kit.

Jondry Siki, CMF
(Menjalankan TOP di Novisiat Claretian dan Paroki St. Vinsensius A Paulo Benlutu)

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More