Di Dalam Yesus Ada Kelegaan Dan Kelemahlembutan

0 11

Renungan Hari Rabu  09  Desember 2020, Pekan Biasa  Adven II

Bacaan I: Yes. 4:25-31

Bacaan Injil: Mat. 11:28-30

Peringatan Wajib St. Yohanes  Didakus Cuauhtlatoatzin

St. Yohanes Didakus ( Juan Diego)

Ketika hidup menjadi berat, datang dan tataplah Yesus dalam keheningan. Ketika beban pekerjaan mengintai, sejenak bersama Yesus dalam kesunyian. Ketika dunia dalam kekacauan, menyepilah bersama Yesus. Ketika hidup tanpa harapan, datang dan curhatlah bersama Yesus. Ada begitu banyak beban hidup yang dipikul oleh manusia namun semuanya tidak seberapa dari apa yang pernah dipikul Yesus. Semua beban manusia menjadi ringan ketika Yesus menjadi andalan hidup manusia.

Bacaan Injil hari ini, penginjil Matius dengan sangat menarik, menguraikan tentang sosok Yesus yang lembut dan rendah hati. Dalam Yesus segala beban kita menjadi ringan sebab Ia adalah sumber kelegaan bagi umat manusia. barang siapa mengandalkan Yesus, segala beban hidupnya akan dilegakan. Dalam iman, Yesus adalah junjungan iman yang harus selalu diwartakan sebab Ia mampu memberi kelegaan bagi manusia.

Kepada Yesus hendaknya hidup manusia ditambatkan. Sebab hanya Yesus yang mampu memahami setiap persoalan hidup. Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan soal. Kepada Yesus semua beban harus disampaikan sebab Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia dan kepada-Nya hati umat manusia tertambat. Dalam iman kemenangan akan diraih sebab segala beban kita akan menjadi ringan di dalam tangan Yesus. Kembalilah kepad Yesus sang sumber kelegaan yang sejati.

Jondry Siki, CMF
(Menjalankan TOP di Novisiat Claretian dan Paroki St. Vinsensius A Paulo Benlutu)
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More