Dipanggil Untuk Berbuah

0 7

Renungan Hari  Sabtu 24 Oktober 2020, Pekan Biasa XXIX
Hari Raya (Misionaris Claretian) St. Antonius Maria Claret, Uskup
( Pendiri Kongregasi Para Misionaris Putera-Putera Hati Tak Bernoda Maria (CMF)  dan Religius Maria Imakulata)

Bacaan I: Ef 4:7-16
Bacaan Injil: Luk 13:1-9

Pada hari ini Para Misionaris Putera-Putera Hati Tak Bernoda Maria merayakan 150 tahun wafat St. Antonius Maria Claret. Bagi Para Claretian, St. Antonius adalah sosok yang sangat berbuah dalam seluruh karya dan misinya. Berkat dirinya Para Misionaris Claretian boleh berlayar d 68 negara dunia. St. Antonius Maria Claret telah memberi teladan bagi umat beriman untuk tetap rendah hati dan saling mengampuni. Kita semua dipanggil untuk berbuah seperti St. Antonius Maria Claret sendiri.

Injil hari ini mengundang kita untuk merenungkan hidup kita bahwa malapetaka yang menimpa orang lain bukan karena mereka lebih berdosa dan kita yang tidak mendapat petaka kudus adanya. Semua musibah yang menimpa umat manusia adalah pelajaran bagi kita untuk selalu menyadari diri bahwa kita terbatas dan lemah. Dalam bacaan Injil ini, kita mendengar bahwa Tuhan memelihara kita untuk berbuah. Jika tidak berbuah, maka kita siap untuk ditebang dan dibakar.

Apa yang bisa kita lakukan agar hidup kita berbuah baik? Tentu kita harus menjadikan Yesus sebagai model hidup kita di dalam cinta kasih dan persaudaraan. Hal ini telah dihayati oleh St. Antonius Maria Claret dan ia menjadi orang kudus Allah yang jasadnya tidak mengalami kehancuran dalam kubur. Oleh sebab itu, kerendahan hati dan cinta kasih harus menjadi pupuk bagi kita agar kita pun berbuah dan Allah menyertai kita sampai hidup yang kekal.

Fr. Jondry Siki, CMF

 

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More