Fokus Utama Hidup: Mengerjakan Kebaikan

0 69

Rabu, 27 Juli 2022

Yer 15:10,16-21; Mat 13:44-46

Barang-barang yang antik itu nilainya sangat berharga. Para penggila barang-barang antik biasanya mengorbankan banyak hal untuk bisa memperoleh barang antik yang dimiliki orang lain. Kendati pun harga barang antik itu terlampau sangat mahal, mereka akan berusaha sekuat tenaga agar bisa memperoleh barang antik tersebut.

Hal itu juga tergambar dalam Injil hari ini. Orang-orang yang digambarkan sebagai yang menemukan harta terpendam dan yang menemukan mutiara langsung menjual apa yang mereka miliki hanya demi harta terpendam dan mutiara. Mereka tidak berpikir mengenai hal-hal lain selain bisa memiliki harta terpendam dalam ladang dan juga mutiara.

Injil hari ini memberi satu pesan berharga, yakni seseorang perlu mencurahkan fokus perhatian secara penuh pada Kerajaan Surga. Hal-hal yang sifatnya duniawi, yang tidak bermanfaat, perlu dilepaskan demi Kerajaan Surga. Kerajaan Surga adalah harta yang tak ternilai harganya, sehingga seseorang perlu memperjuangkannya dalam hidup.

Kita bisa membicarakannya secara lain, yakni orang-orang perlu memfokuskan dirinya untuk mengerjakan hal-hal yang baik. Fokus utama kehidupan adalah pada hal-hal yang baik. Jika kehidupan seseorang sudah terlanjur dipenuhi dengan hal-hal buruk sehingga membuatnya nyaman dengan keburukan tersebut, dia perlu rela untuk melepaskan diri dari hal-hal buruk tersebut untuk kemudian mengerjakan hal-hal yang baik. Itulah Kerajaan Surga. (mario f. cole putra, cmf)

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More