Iman Kolektif Juga Dibutuhkan

0 29

Renungan Hari Senin 15 Maret 2021, Pekan Prapaskah IV

Bacaan I Yes 65:17-21

Bacaan Injil Yoh 4:43-54

 

Banyak orang selalu beranggapan bahwa iman adalah urusan privasi. Artinya bahwa setiap orang mengurus kehidupan imannya sendiri atau setiap orang bertanggung jawab atas imannya sendiri tanpa harus melibatkan orang lain dalam kehidupan imannya. Memang anggapan ini bisa benar bisa juga salah. Sebab sebagai makhluk sosial, kita juga membutuhkan orang lain dalam hidup ini. Lantas pernyataan setiap orang mengatur imannya sendiri dalam titik tertentu bisa kita tolak untuk alasan kebersamaan dalam satu komunitas manusia dengan satu pencipta yang sama yakni Bapa.

            Bacaan Injil hari ini mengisahkan kepada umat beriman relasi iman sesama dan kesembuhan kita. dijelaskan bahwa seorang pegawai istana menjumpai Yesus dan meminta agar anaknya disembuhkan dari penyakit yang dideritanya. Dengan iman teguh, Yesus mengatakan bahwa anak itu hidup. Sehingga ketia si pegawai pulang ke rumah telah didapati anaknya hidup. Anak yang sakit tidak datang meminta kepada Yesus untuk disembuhkan. Justru karena iman ayahnya, maka anak itu sembuh. Di sini kita bisa menarik refleksi bahwa iman pribadi tidaklah cukup untuk mendapat keselamatan sebab kita juga membutuhkan orang lain untuk mendoakan kita.

            Sering kali kita menganggap iman pribadi sudah cukup. Namun kita harus ingat bahwa kehadiran orang lain sangat penting dalam hidup bersama. Sebagai contoh, ketika orang meninggal tidak mungkin orang meninggal itu bangun untuk menguburkan dirinya sendiri. Ia membutuhkan orang lain untuk mengatur jenazahnya agar bisa dimakamkan dengan layak dan arwahnya didoakan oleh sesama demi keselamatan kekal. Pada titik ini kita tidak bisa sepenuhnya mengatakan iman adalah urusan pribadi. Dari sini kita belajar bahwa iman sesama kita mampu memberi keselamatan bagi kita melalui doa-doa mereka.

 

 

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More