Ingin Menjadi Politikus. Seorang Pastor Tinggalkan Imamat !

0 22

 

Publik Gereja Katolik kembali diguncang oleh berita tentang keluarnya  Pastor Rodnye Borneo dari imamat untuk menjadi anggota Dewan di Kolkata (Kalkuta) India. Sebelum meninggalkan imamat suci, ia  menjabat kepala sekolah di Loyola High School di Kalkuta India. Keputusan untuk meninggalkan imamat diiming-imingi oleh tekad terjun ke dalam dunia politik praktis dan bergabung dengan Partai Nasionalis Hindu (BJP) partai dari PM India Narendra Modi.

Dilansir dari www.sesawi.net, Uskup Agung Kalkuta langsung mencopot status klerikalnya karena Pastor Borneo mencalonkan diri mewakili kepentingan partai Bharatiya Janata Party. Saat memutuskan untuk menjadi anggota dewan, ia masih aktif sebagai kepala sekolah  lembaga karya milik Keuskupang Agung Kalkuta. Keputusan ini terkesan sangat mendasak dan mengguncang publik Katolik.

Pastor Borneo memutuskan untuk mencalonkan diri pada hari Selasa (9/03/2021). Pastor Borneo telah melayani Gereja Katolik selama 22 tahun. Dan kini ia mengubah haluan untuk melayani rakyat India khusus di Kolkata. Ia tetap melayani namun di luar gereja Katolik yang telah membesarkan namanya. Pastor ini telah memilih sesuai kata hatinya. Dan kita hanya mendoakan agar ia menjadi wakil rakyat yang jujur seperti saat menjadi gembala umat.

Keputusan untuk meninggalkan imamat sangat mengagetkan Uskup Agung. ‘’Terus terang, Rodney Borneo adalah sosok imam yang  baik. Pelayanannya di Loyola High School di Kalkuta India sangat memuskan. Saya benar-benar tidak mengerti mengapa dia tiba-tiba memutuskan untuk mundur dari imamatnya,’’ Ucap yang Mulia Mgr D’Souza kepada AsiaNews.  Sebagai umat Katolik mari kita mendoakan para imam kita agar tetap setia menjadi gembala umat yang rendah hati.

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More