Kerahiman Tuhan

6

Renungan Hari Sabtu, 14 November 2020, Pekan Biasa XXXII,
Bacaan I: 2Yoh 1:5-8
Bacaan Injil: Luk 18:1-8

Liturgi tahun A hampir selesai. Gereja, dalam bacaan suci beberapa pekan ini mengundang kita untuk menyiapkan hati dan batin kita dalam menyongsong kedatangan Tuhan yang mulia. Kisah-kisah dalam bacaan suci yang disajikan kepada kita mengundang kita untuk selalu bersiap-siap ketika hari Tuhan tiba. Kita semua tidak pernah tahu kapan dan bagaimana hal itu akan terjadi. Namun dengan doa yang tidak jemuh-jemuh, kita akan dikaruniai hal ajaib untuk menyambut Tuhan.

Kisah seorang janda yang tidak jemuh-jemuh mendatangi hakim yang tidak benar sebagaimana dalam bacaan Injil hari ini, mengundang kita untuk merenungkan kasih karunia Tuhan bahwa hakim yang lalim saja bisa berbuat kasih, apalagi Allah di surga. Oleh sebab itu, kekuatan doa sangat dibutuhkan dalam kehidupan ini. Hidup haruslah menjadi sebuah doa dan doa itu semestinya lahir dan batin yang tulus.

Tuhan mengundang kita untuk selalu bermurah hati kepada siapa saja sebab Tuhan adalah pemurah dan penyayang. Kita dipanggil untuk bersama orang lain dalam kasih persaudaraan yang sejati. Dengan demikian, kita senantiasa dilimpahi dengan berkat Allah yang maharahim. Berdoa dan berbuat baik adalah langkah-langkah sederhana untuk menjadi orang yang bijaksana dan boleh berkenan kepada Allah. Semua kita dipanggil untuk cinta. Maka mari kita saling mencintai dengan kasih yang tulus.

FRATER JONDRI SIKI
(TOPER Novisiat Claret Benlutu dan Paroki St. Vinsensius A Paulo Benlutu, TTS)
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More