Ketaatan Kepada Negara Tidak Membatalkan Ketaatan Kepada Allah

0 3

Renungan Hari  Minggu 18 Oktober 2020, Pekan Biasa XXIX

Minggu Misi Sedunia Ke-94

Bacaan I: Yes 45:1,4-6
Bacaan II: 1Tes 1:1-5b
Bacaan Injil: Mat 22:15-21

Banyak orang tidak bisa membagi prioritas dalam hidupnya.  Kerap kali hal-hal yang sederhana dipersulit dengan pikiran yang muluk-muluk. Orang-orang zaman ini selalu mencari hal-hal sebatas kesenangan, tanpa menghiraukan kebahagiaan di masa depan. Ketika berhadapan dengan dua pilihan yang sama sekali tidak saling meniadakan, manusia justru terjebak dalam pemikiran sempit sehingga seluruh energinya dihabiskan hanya untuk memikirkan hal-hal yang tidak pantas dipikirkan.

“ 100% Katolik 100% Indonesia”.

Yesus dalam bacaan Injil hari ini, mengundang semua orang untuk melakukan apa yang bisa dilakukan tanpa meniadakan hal lain. Dalam Injil, Orang-orang Farisi mencobai Yesus dengan uang namun Yesus dengan cepat menanggapi semuanya dengan baik dan tenang. Apakah diperbolehkan untuk membayar pajak atau tidak. Bacaan ini mengundang kita untuk taat kepada Allah dan juga taat kepada negara secara serentak tanpa mengabaikan hal yang lain.

Ungkapan Mgr Soegijapranoto sangat relevan hingga kini, “ 100% Katolik 100% Indonesia”. Tentu ungkapan ini membantu kita untuk mengerti bacaan Injil hari ini. Bahwa menjadi Katolik tidak akan menghalangi kita menjadi orang Indonesia. Sebaliknya menjadi orang Indonesia tidak akan menghalangi kita menjadi seorang katolik. Oleh karena itu kita harus mengabdi kepada Allah dan negara tanpa meniadakan yang lain. Pro Patria et Ecclesia.

Jondry Siki, CMF (TOP Novisiat Claret Benlutu)
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More