Kita Dipanggil Dengan Nama Masing-Masing

0 1

Renungan Hari Rabu, 28 Oktober 2020, Pekan Biasa XXX

Bacaan I Ef 2:19-22

Bacaan Injil Luk 6:12-19

Peringatan Wajib St. Yudas Tadeus, Rasul

santo/agerejablogspot

Nomen Est Omen “Nama adalah tanda”. Dengan tanda itu kita saling mengenal. Setiap orang dikenal dengan namanya. Nama menjadi tanda dan identitas setiap manusia. Bahkan segala hal yang ada mempunyai nama. Dengan nama itu kita bisa saling mengenal dan bisa membedakan satu dengan yang lain. Setiap orang harus mempunyai nama sebab dengan kita bisa dikenal. Sebab kata orang tidak kenal maka tidak sayang.

Bacaan Injil hari ini, Penginjil Lukas menampilkan narasi suci tentang pemanggilan para murid oleh Yesus. Setiap murid mempunyai nama masing-masing di mana mereka bisa dikenal. Para murid dipanggil untuk meneruskan warta keselamatan Allah yang dibawakan oleh Yesus. Yesus memanggil mereka dengan nama mereka dari latar belakang mereka masing-masing. Ada yang berasal dari kota, pedesaan dan juga pantai. Yesus memanggil mereka tanpa membeda-bedakan mereka.

Kita dipanggil dengan nama masing-masing. Oleh sebab itu kita harus hidup sesuai dengan nama kita. Nama adalah identitas yang harus kita ikuti dan hayati dalam hidup bersama. Dengan nama itu kita belajar untuk mengenal diri dan sesama. Kita semua dipanggil untuk mewartakan kabar  baik dengan gaya dan hidup kita masing-masing. Setiap kita harus sungguh hidup seturut nama sehingga nama Allah senantiasa dimuliakan segala insan.

Jondry Siki, CMF
(TOP di Novisiat Claretian Benlutu)
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More