Mawas Diri

15

Renungan Hari  Rabu 21 Oktober 2020, Pekan Biasa XXIX
Bacaan I: Ef 3:2-12
Bacaan Injil: Luk 12:39-48

Kewaspadaan erat kaitannya dengan pengendalian diri.  Orang yang takwa selalu mawas diri. Orang yang bahagia adalah mereka yang mampu mengendalikan diri dan membiasakan diri dikendalikan oleh Allah. Orang yang mawas diri selalu bahagia dan tersenyum. Hal itu menjadi terapi baginya. Ketika kita tidak waspada, maka kita akan selalu terjerat dalam masalah sehingga kita cepat tersinggung dan tidak dapat mengendalikan diri. Sebagai orang beriman, kita mesti memperbaiki diri agar tidak melukai persaudaraan di antara umat beriman.

Kewaspadaan membuat kita lemah lembut, tenang dan tampil apa adanya. Dengan waspada kita mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang buruk. Kewaspadaan adalah hal penting dalam iman kita bahwa kita harus selalu siap dalam menghadapi semua situasi hidup kita. dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengundang kita untuk selalu dan senantiasa hidup dalam kewaspadaan dan mawas diri sehingga kita tidak menjadi batu sandungan bagi sesama kita.

Sikap waspada sangat penting sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi hari esok. Sebagai umat beriman, sikap waspada adalah suatu perbuatan baik yang harus dipegang dalam menghadapi segala sesuatu.  Orang yang selalu waspada, ia akan menyambut hari esok dengan bebas dan bahagia tanpa ada rasa cemas akan hal-hal buruk. Dengan waspada, ia mampu menghadapi hari esok dengan baik.

Fr Siko (Novis)

 

 

 

 

 

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More