Memberi Nasihat Kepada Yang Bersalah

0 1

Senin, 4 April 2022

Dan 13:41c-62; Yoh 8:1-11

Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang” (Yoh 8:11)

Injil pada hari ini kembali berkisah tentang pemberian hukuman kepada seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Dalam kesempatan itu, Yesus diminta untuk memberi penilaian perihal pemberian hukuman kepada seorang yang berbuat zinah yang kemudian harus dihukum dengan cara dirajam.

Permintaan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat tersebut adalah sebuah jebakan untuk mencobai Yesus. Mereka berharap agar jawaban Yesus nantinya bisa dipakai sebagai bukti untuk menyalahkan-Nya.

Namun, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dipukul mundur oleh jawaban Yesus. Mereka diminta oleh Yesus untuk melempari perempuan tersebut dengan syarat yang melemparkan adalah yang tidak memiliki dosa. Sadar akan situasi diri yang penuh dosa, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu mundur dari sekitar perempuan tersebut.

Hari ini, kita diajarkan untuk tidak menghukum orang lain atas kesalahan yang dimiliki orang lain. Kurang bijaksana bila memberi cap buruk untuk orang lain atas kesalahan yang dilakukan orang lain.

Lebih bijaksana rasanya jika memberi nasihat kepada orang yang bersalah untuk tidak lagi melakukan kesalahannya itu. Benar bahwa tidak ada orang yang tidak pernah berbuat salah atau tidak ada orang yang tidak pernah berbuat dosa (kecuali Yesus). Namun, penting bagi kita untuk saling mengingatkan orang lain (sambil memperhatikan diri sendiri) atas kesalahan dan dosa yang sedang diperbuatnya.

Yesus hari ini tidak menghukum perempuan tersebut, bukan karena Dia memiliki dosa (karena Dia tidak pernah berdosa), tetapi hendak memberikan contoh dan teladan bahwa seseorang yang berdosa perlu diberi nasihat agar tidak berbuat dosa lagi. “Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang” (Yoh 8:11). (mario f. cole putra, cmf)

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More