Pembaptisan Air Dan Roh

0 1

Renungan Hari Minggu 10 Januari 2021,  

Bacaan I Yes 55:1-11

Bacaan  II 1Yoh. 5:14-21

Bacaan Injil Mark 1:7-11

Pesta Pembaptisan Tuhan

 

Tradisi membaptis sudah dikenal lama dalam kebudayaan Yahudi. Pembaptisan dalam Yahudi dilakukan berulang-ulang untuk kepentingan pentahiran sehingga ketika masuk ke Baitl Allah dengan suci murni. Tradisi membaptis kemudian mengalami perubahan makna dalam Kristen di mana hanya dilakukan sekali seumur hidup dengan kepentingan iman dan baptis adalah jalan masuk untuk menjadi anggota gereja yang kudus.

Hari ini adalah Pesta Pembaptisan Tuhan. Ada dua tujuan dari baptisan yakni yang pertama adalah untuk pembersihan diri dan kedua untuk menjadi anggota gereja. Yesus dibaptis apakah Yesus berdosa. Tentu saja tidak. Tujuan dari baptisan Yesus adalah sebagai tanda solidaritas dan yang menjadi inti dari baptisan Yesus adalah untuk menyucikan air sungai Yordan sehingga bisa menyucikan semua orang dengan air yang telah disucikan. Air yang sungai Yordan adalah simbol semua air di seluruh muka bumi bahwa air yang ada telah disucikan oleh Yesus berkat pembaptisan diri-Nya.

Sejatinya pembaptisan yang telah diterima dijaga sampai akhir hayat sebab materai pembaptisan tidak dapat terhapuskan dan ia tetap hidup dalam jiwa umat beriman. Setiap orang harus membaptis hatinya dengan baptisan Roh sebab baptisan Yesus berupa air dan roh. Semoga pembaptisan yang telah kita terima menguatkan iman dan panggilan semua orang beriman. Baptisan adalah jalan menuju kekudusan dan orang yang telah dibaptis akan mengemban tugas kenabian demi Injil.

Jondry Siki, CMF
(Menjalankan TOP di Novisiat Claretian dan Paroki St. Vinsensius A Paulo Benlutu)
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More