Pertemuan Virtual Perdana Alumni Fakultas Filsafat UNWIRA

0 3

Setelah sekian lama tak jumpa, para alumin Fakultas Filsafat dari berbagai angkatan bersua meski via zoom. Pandemi Covid 19 yang telah mewabah selama setahun telah mengubah gaya hidup manusia. menanggapi situasi ini dan dalam nada persaudaraan Dekan Fakultas Filsafat bersama KAPRODI menyelenggarakan pertemuan Virtual Alumni Fakultas Filsafat. RD. Yohanes Subani, Pr Selaku Dekan Fakultas Filsafat membuka pertemuan ini dengan beberapa penyampaian perkembangan Fakultas Filsafat dari awal hingga kini. Fakultas Filsafat merupakan salah satu fakultas dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang bernaung di bawah payung Yayasan Arnoldus.

‘’Fakultas Filsafat adalah ibu yang telah membesarkan anak-anaknya dan kini ada yang sudah menjadi penjabat gereja dan juga pejabat pemerintahan. Beberapa dari mereka menjadi pimpinan biara dan Universitas’’ Ucap Romo Dekan. Fakultas Filsafat telah melahirkan banyak orang hebat dalam gereja dan negara. Oleh sebab itu Rm. John Subani selaku Dekan meminta kepada para alumni untuk ikut berpartisipasi dalam kemajuan Fakultas Filasat dalam hal-hal kecil seperti setiap kali menulis di media apa saja tidak boleh lupa mencantumkan keterangan ‘’Alumnus Fakultas Filsafat UNWIRA’’ dengan demikian akan menambah poin bagi fakultas dalam menggapai akreditasi ‘’A’’.

Selanjutnya KAPRODI Fakultas Filsafat UNWIRA Rm. Sipri Senda, Pr memamparkan situasi dan kondisi Fakultas Filsafat terkini. Dalam pemaparannya beliau meminta para alumni untuk menjadi dosen di almamater sebab sejauh ini baru dua orang alumi yang menjadi dosen yakni Romo Okto Kosat, Pr dan dirinya. ‘’ saya meminta agar para alumni kembali mengabdi di almamater sendiri sebab sejauh ini di Fakultas Filsafat baru dua orang alumni yang menjadi dosen yakni Rm. Okto Kosat dan saya’’ tukan Romo Sipri Senda, Pr.
Pertemuan zoom ini dimoderasi oleh RD Oktovianus Kosat Pr. Dalam pertemuan ini beberapa masukan dan pertanyaan dari alumni terkait Fakultas Filsafat ke depan. Pak Yanto mengusulkan agar Fakultas Filsafat mengadakan seminar-seminar nasional dan turut berpartisipasi dalam penelitian-penelitian bersama NGO. ‘’Fakultas Filsafat sebaiknya mengadakan seminar-seminar Nasional agar semakin dikenal dan juga ikut mengambil bagian dalam penelitian bersama NGO sebagai wujud dari pengabdian kepada masyarakat, dan juga diharapkan agar diadakan publikasi ilmiah dan juga perpustakaan elektoronik’’ tandas Pak Yanto dalam pertemuan virtual ini.

Selanjutnya, Pak Frits Lado menyampaikan pendapatnya terkait publikasi dan usaha untuk berdiri sendiri Fakultas Filsafat sebagai sekolah tinggi. Perlu juga ada pelatihan-pelatihan yang bisa melibatkan para alumni via virtual. ‘’semua kegiatan di Komunitas-komunitas Biara dan seminar-seminari bisa dipublikasikan agar Fakultas Filsfat dikenal luas dan perlu ada pelatihan-pelatihan yang melibatkan para alumni’’ ungkap Pak Frits Lado.
Pak Patris Seran juga menyampaikan beberapa isi hatinya bahwa untuk menggapai akreditasi ‘’A’’, perlu adanya partisipasi alumni. Selama ini partisipasi alumni sangat minim. ‘’Para alumni diharapkan mengirimkan jurnal ke Fakultas Filsafat sebagai bentuk partisipasi alumni dalam mewujudkan akreditasi ‘’A’’.

Pak Roni Sitanggang dari Medan pun ikut bersuara. Mantan biarawan Kongregasi Claretian angkatan 2003 yang sedang berprofesi sebagai guru menganjurkan agar Fakultas Filsafat menyediakan pula mata kuliah yang bisa membantu para alumni yang tidak melanjutakan ke jenjang imamat sehingga mereka bisa menjadi guru. Selanjutnya Pak Roni bertanya terkait peran UNWIRA dalam membantu akreditasi Fakultas. Apakah selama ini Fakultas berjalan sendiri dalam proses akreditas.

Pak Paul Bataona selaku Ketua Umum Alumni Fakultas Filsafat menyampaikan beberapa hal terkait pekembangan Fakultas Filsafat ke depan. Bahwa selama ini belum ada struktur organisasi dalam alumni sehingga setelah pertemuan ini Dekan bersama KAPRODI mulai menyusun struktur organisasi. Pak Paul mengusulkan adanya seksi-sesksi di Alumni terutama pada publikasi dan ikut mengambil bagian dalam penelitian dalam masyarakat. Selanjutnya seksi Informasi dan teknologi yang bisa bantu almater untuk pengembangan E-Perpus sehingga semua referensi buku ada pada link. Sehingga semua orang bisa akses perpustakan filsafat. Seksi Usaha Dana/bantuan-bantua fisik sehigga diupayakan sarana prasana bagi almamter, internet, komputer dan infokus. Semua struktur yang akan dibentuk akan disahkan oleh Dekan Fakultas Filsafat dan diharapkan adanya Pendataan secara komprehensif para alumni tentang tridarma.

Sr Joana Soares SSpS, yang sedang mengenyam pendidikan di Universitas Gregoriana Italia bersyukur dengan pertemuan vitual. Bagi Sr. Joana FFA adalah ibu yang hebat yang telah membesarkan anak dan ini sudah ia rasakan sehingga bisa bersaing dengan mahasiswa dari negara lain di Gregoriana. Sr. Joana mengharapkan semoga pertemuan ini bukan yang terakhir tetapi terus dilakukan untuk perkembangan dan info di FF. Suster juga mengusulkan agar diadakan Kegiatan ekstra tentang bahasa, di fakultas untuk mahasiswa yang hendak ke luar negeri.

P. Valens Olla, CMF juga menyampaikan beberapa masukan tentang proses perkuliahan selama pandemi. P. Valens meminta agar semua dosen FF menggunaan zoom untuk menyampaikan materi kuliah sebab selama ini hanya P. Philip Tule yang menjalankanya. Sehingga ketika reakreditasi berikut dan ditanya tentang penggunaan zoom Fakultas tidak mengalami kewalahan dalam menanggapi mereka. Sebab selama ini banyak dosen yang hanya memberi tugas. Pater Valens meminta agar FF mengikuti metode di Kentungan Jogjakarta dengang peyendiaan proyektor di komunitas dan belajar via zoom.

Pada sesi terakhir Romo Dekan Fakultas Filsafat beberapa pertanyaan yang dilontarkan. Sejauh ini Fakultas Filsafat tetap menajdi bagian dari ‘UNIKA sebab ini yang menjadikan UNIKA sebagai Universitas Katolik. Fakultas Filsafat adalah fakultas Gerejawi dan Peluang untuk berdiri sangat kecil. Fakultas Filsafat hadir dan tampil sebagai fakultas yang lebih unggul dari fakultas yang lain di UNIKA.

Dalam pembicaraan ini Romo Dekan berencana agar pada tahun 2026-2030 sudah ada Prodi 2, magister. Rencana ini sudah diajukan kepada tiga orang uskup pemilik FF dan para pimpinan biara agar mendukung mimpi ini. Sejauh ini Unika mempunyai kewajiban untuk mendukung FFA. Dukungan tidak sepenuhnya terpenuhi sehingga ada kekurangan-kekuranan. Romo Dekan akan membangun koordinasi dengan ketua alumi untuk rencanakan pertemuan berikut. Semoga banyak orang yang membantu dengan buku-buku dan hal lain. Masih banyak belum familiar dengan zoom di FF dan hanya P. Philip. Perlu ada pelatihan zoom meeting. Pelatihan dengan tertip berpakian.

Dekan Fakultas Filsafat dan seluruh jajaran di Fakultas Filsafat bersyukur pada alumni Fakultas Filsafat yang turut berpartisipasi pada pertemuan perdana ini dengan diharapkan agar ke depan pertemuan bisa menggunakan google meet yang menampung ribuan orang sebab Zoom dibatasi 2 jam. FF adalah ibu yang terus berkomunikasi dan mengungkapakan perasaan pada seorang anak yang sudah dewasa. Semoga Fakultas terus terang bagi Bangsa dan Gereja, Pro Patria et Ecclesia.

Jondry Siki, CMF
(Menjalankan TOP di Novisiat Claret dan Paroki St. Vinsensius A Paulo Benlutu) Alumnus Fakultas Filsafat Unwira Kupang
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More