Perutusan P. Fredirikus Jampur, CMF Ke Misi Tobadak Sulawesi Barat

5

Seorang Misionaris tidak hanya berhenti pada satu tempat tetapi ia melanglang buana ke segala penjuru dunia sesuai amat agung Tuhan untuk warta iman hingga ujung bumi. Sejalan dengan itu satu seruan khas para Misionaris Claretian yang diungkapkan oleh St. Antonius Maria Claret bahwa jiwa seorang Misionaris Claretian untuk seluruh dunia. oleh sebab itu P. Fredi Jampur, CMF berkat seruan tersebut menjawab perutusan Kongregasi demi gereja menuju Tobadak Sulawesi Barat.

Redaksi

Demi menjawab permintaan Gereja Lokal Keuskupan Agung Makassar, maka Umat Paroki St. Vinsensius A Paulo Benlutu bersama pastor paroki mengadakan upacara perutusan sederhana di depan beranda Paroki, Minggu (10/01/2021).

Redaksi

Upacara perutusan dipimpin oleh Bapa Barce Dara yang dengan tulus mengatakan bahwa Misionaris Claretian dan Paroki Benlutu ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini mau menunjukan kecintaan umat terhadap pastor yang melayani mereka dengan rendah hati dan tulus.

Redaksi

Romo Hilers Penga, Pr selaku pastor paroki mengundang para pemuka kapela untuk mengadakan acara syukuran sekaligus perutusan untuk P. Fredi Jampur, CMF yang telah membantu Paroki kurang lebih 1 tahun 5 bulan dengan setia. Di mata Pastor Paroki, P. Fredi sangat cocok untuk menjadi pastor paroki.

Redaksi

Dalam sambutan-sambutan. P. Mus Mali, CMF mengatakan bahwa ia sedikit cemburu dengan teman-teman angkatannya lantaran mereka cepat dimutasi sementara dirinya tidak pernah dipindah-pindahkan. Menurut beliau bahwa ia akan menjadi magister terlama dalam Delegasi Independen Indonesia Timor Leste.

Redaksi

Kemudian Pastor Paroki mewakili umat Paroki Benlutu, menyampaikan beberapa pesan dan kesan atas waktu dan tenaga P. Fredi selama berada di Benlutu. Pastor Paroki juga merasa ‘kehilangan’ atas perutusan beliau sebab pelayanan akan sedikit terganggu, namun sebagai seorang misionaris harus tunduk dan taat kepada atasan ke mana saja diutus.

Redaksi

Selama P. Fredi berada di Benlutu banyak ide dan masukan yang ia berikan sehingga berguna bagi karya pastoral di Benlutu sebab beliau juga adalah Pastor paroki yang lama di Paroki Sok, Manggarai Timur sehingga umat boleh mandiri dan bertumbuh dalam iman’’ Demikian ungkapan hati Pastor Paroki dalam sambutannya. Secara pribadi, Pastor paroki menemukan teman cerita yang cocok, seorang periang memiliki jiwa dan semangat dan umat paroki akan semangat sehingga menurutnya, Pater Fredi sangat cocok bermisi di Paroki. Umat paroki Benlutu sangat bahagia dengan pelayanan pater selama di Benlutu.

Redaksi

Dalam sambutannya, Pater Fredi Jampur, CMF mengungkapkan rasa syukurnya karena mendengar tempat penugasan baru di Paroki St. Antonius Maria Claret, Tobadak. Menurut Pater Fredi dalam sambutannya bahwa yang paling ditakuti selama ditahbiskan adalah ditempatkan di rumah formasi.

Redaksi

Ia bersyukur bahwa selama di Novisiat ia selalu meluangkan waktu untuk mengunjungi dan berada di paroki  sehingga baginya ia sangat cocok bermisi di Paroki. Dan ketika mendapat tempat misi di Novisiat baginya itu sesuatu yang berat dengan aturan yang keras dan ketika mendengar akan dipindahkan ke paroki ia sangat senang.

Redaksi

Seorang Misionaris adalah pribadi yang nomaden artinya hidupnya tidak akan tetap di tempat yang sama. Oleh sebab itu seorang misionaris siap sedia untuk diutus ke mana saja sesuai kebutuhan Gereja. Sehingga dalam karya pastoral semua boleh berjalan baik sesuai dengan semangat gereja dan kongregasi dan seturut kehendak Tuhan sendiri. Para misionaris adalah orang-orang yang sangat kaya dengan umat yang mencintai mereka sehingga seorang misionaris tidak perlu berkecil hati dengan semua situasi hidup yang di hadapi di tempat misi.

Redaksi

Pastor Paroki, Rm Hilers Penga, Pr bersama segenap umat Paroki St, Vinsensius A Paulo Benlutu mengucapkan selamat bermisi di tempat yang baru semoga menjadi pemimpin yang rendah hati dan tekun dalam karya pastoral paroki yang baru. Selamat berimisi semoga Tuhan yang memulai Tuhan pula yang menyelesaikannya dan para pelayan hanyalah sarana untuk Allah berkarya dalam umat manusia.

Redaksi
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More