Refleksi HUT Ke 17 Tahun Paroki Benlutu

3

"Paroki Benlutu adalah Paroki yang bermartabat dalam kesederhanaan"

“Bergembira dan Bersukacitalah” semua umat paroki Benlutu. Angka 17 adalah angka yang menarik…. Angka yang dalam ilmu Psikologi Perkembangan menunjukkan sebuah Peralihan antara masa anak-anak ke masa Remaja. Sebuah angka Pubertas Perkembangan manusia untuk mencari-cari jati dirinya supaya bisa membentuk kepribadian yang dewasa. Dan Paroki ini sejak tanggal 15 Februari 2002 diangkat melalui keputusan Uskup Agung Kupang menjadi Kuasai Paroki terpisah dari Paroki Sta. Maria Mater Dolorosa SoE. Lantas dalam perjalanan sebagai Kuasai Paroki sepanjang 1 tahun… Maka tepatnya tanggal 15 Februari 2003 paroki ini beralih statusnya dari kuasi Paroki menjadi Paroki Penuh dan mandiri. Kini Paroki ini merayakan usia 17 tahun sebagai paroki mandiri dalam wilayah Pastiral keuskupan Agung Kupang.

17 tahun menjadi sebuah peziarahan seluruh umat Paroki dalam menghayati Panggilan hidup sebagai Murid Kristus dengan berbagai macam Profesi yang memperkaya kemandirian Gereja walau banyak kekurangan yang semestinya masih dibenahi perlahan demi perlahan menuju kedewasaan iman.

Tentunya ada banyak persoalan, ada aneka suka dan duka yang dialami oleh seluruh umat. Namun semua itu berjalan sesuai zamannya. Mengapa? Karena setiap zaman punya warnanya yang berbeda. Namun dalam kisah-kasih perjalanan ada buah-buah Roh yang memperkaya keberagaman iman umat sehingga dapat menjadi habitus baru atau kearifn lokal yang pantas dipertahankan.

Ada kebersamaan, ada sikap mendengar, ada ketaatan, ada kerukunan, ada saling tolong-menolong, ada kepercayaan sebagai gereja dan murid Kristus. Ada juga kekontrasan hidup yang mestinya dibenahi itulah peralihan dari masa kanak-kanak ke remaja demi menemukan jati diri ditengah kontrasnya kehidupan ini.

Paroki Benlutu adalah Paroki yang bermartabat dalam kesederhanaan. Walau kecil namun memliki Potensi bertumbuh dalam iman yang kelak akan mandiri dan baik. Supaya Sukacita iman senantiasa merona dalam pertumbuhan anak- sekami yang aktif dan hidup dekat Gereja lantas bertumbuh sehat walafiat menjadi remaja. Ada OMK yang selalu siap sedia, aktif dan Kreatif hadir dalam berbagai semangat membantu Gereja. Ada.orang dewasa yang punya waktu luang untuk berpikir dan bekerja membantu Gereja. Ada Para Misionaris Claretian yang begitu Rendah hati melayani, membimbing, membantu karaya Pastoral Gereja; entah Pastor, Diakon, Frater, Bruder, Novis Claretian dimana selalu ada bersama dan berjalan bersama. Ada Katekis Paroki dan Pengurus Gereja yang setia memperlancar berbagai kegiatan dan kesibukan iman. Ada pula organisasi Rohani Gerejani seperti Legio Mariae, THS/ THM, AMC, Sekami yang luar biasa aktif untuk berkarya meningkatkan iman.

Umat Paroki Benlutu juga memiliki potensi dan skill di bidangnya masing-masing seperti: Petani, Tukang, Guru, operator Komputer yang sungguh mempersembahkan potensi itu dengan cuma- untuk Gereja. Inilah kekayaan yang memang pantas dihargai sebagai sebuah martabat luhur.

Di bawah perlindungan Santo Vinsensius a Paulo pelindung kaum miskin dan bapak cinta kasih umat Paroki Benlutu tentunya menyadari betapa penting Persaudaraan iman di tengah-tengah konflik sosial antar keluarga dan suku. Namun demikianlah dalam ketenangan dan hening tetaplah bersiarah sebagaimana Sabda Yesus “Marilah kepadaKu semua yang Letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah Kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku ini lemah lembut dan rendah hati” tentunya menguatkan umat Benlutu untuk berpengharapan di tengah dunia yang sarat sukacita ini.

Kini usia Paroki bertambah menjadi 17 tahun. Apakah Paroki ini tetap akan menjadi kuat? Apakah Paroki ini dapat bertumbuh sehat? Mungkinkah paroki ini bertahan dalam tantangan dunia? Mungkinkah paroki ini akan “mati” atau hilang? Semuanya hanya dapat dijawab bila Tuhan senantiasa berkenan dan umat tidak bimbang dan ragu. Yakinlah bahwa se.ua pertanyaan dan keraguan di atas tidak akan terjadi dan alam maut, roh kejahatan tidak akan menguasai paroki ini.

Kekuatan iman adalah terang dan setiap umat hendaknya menjadi garam dan terang dunia melalui doa yang berkanjang, membaca danerenungkan Sabda Tuhan dalam Kitab Suci, katekese dan sharing sebagai wujud nyata iman. Keterbukaan terhadap perkembangan yang manusiawi menjadi pintu masuk dan pintu keluar ke jalan yang benar.
Akhirnya selamat berbahagia di ulang tahun Paroki ke-17 tahun ini. Tuhan memberkati. Salve.

RDHP

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More