Sadar Akan Kelemahan Diri

0 5

Renungan Hari Sabtu 13 Maret 2021, Pekan Prapaskah III

Bacaan I Hos 6:1-6

Bacaan Injil Mark 18:9-14

 

Frederich Nietzsche mengajarkan satu konsep manusia super yang melampaui segala sesuatu. Dalam konsepnya ini, ia mencoba untuk mengganti posisi Allah. Bagi Nietzsche manusia hanya bisa menjadi super jika Allah mati. Sebab baginya dengan membunuh Allah maka manusia bisa menguasai segalanya. Selama ini manusia dibatasi oleh Allah sehingga cita-cita menjadi manusia super tidak tercapai.

            Bacaan Injil hari ini Yesus menampilkan dua sosok manusia yang datang kepada Allah dengan gaya masing-masing. Orang Farisi dengan segala kelebihannya mengungkapkan semua di hadapan Tuhan seolah tanpa cela. Sementara pengumut cukai berdoa dari jauh tanpa mengangkat kepala dan memohon ampun sebab dia orang berdosa. Bagi Yesus orang yang mendapat berkat dari Allah adalah mereka yang dengan rendah hati memohon ampun kepada Tuhan sebab hanya manusia yang berdosa yang memerlukan pertobatan. Ia mendapat berkat di hadirat Allah.

            Sering kali kita bertindak sebagai manusia super. Menganggap segala sesuatu bisa kita lakukan. Ketika hal itu ditonjolkan maka akan muncul kesombongan dalam diri sehingga Allah tidak bisa berkarya dalam kita. orang yang rendah hati adalah orang yang mau merendah dan memohon ampun di hadapan Tuhan. Dengan merendah Tuhan akan mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya dan memperoleh berkat yang melimpah. Mari kita rendah hati di hadapan Tuhan dan sesama.

 

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More