Takkan Kecewa dalam Berdoa

0 0

Senin, 28 Februari 2022

1 Ptr 1:3-9; Mrk 10:17-27

 

Anthony de Mello, SJ pernah menuliskan sebuah cerita berjudul “Ikan Kecil”. Cerita dibuka dengan percakapan dari seekor ikan muda yang bertanya kepada seekor ikan tua. Ikan muda itu bertanya, “Di manakah saya dapat menemukan laut? Saya sudah mencarinya ke mana-mana, tetapi sia-sia saja.”

Ikan tua itupun menjawabnya, “Laut, adalah tempat engkau berenang sekarang ini”. Namun, jawaban ikan tua itu ditolaknya sembari mengatakan bahwa tempat dia berada hanyalah air saja. Maka, karena kecewa, ikan muda itu pergi begitu saja sembari mencari jawaban di tempat lain.

Injil pada hari ini berkisah tentang seorang pemuda yang datang kepada Yesus sembari meminta wejangan perihal bagaimana memperoleh kehidupan kekal. Pertama-tama Yesus memberikan nasihat yang didasarkan pada Perjanjian Lama, dalam hal ini tentang perintah Allah sebagaimana tertuang dalam loh batu. Namun, pemuda itu merespon Yesus, bahwa jawaban yang disampaikan oleh Yesus sudah dipraktikannya.

Kemudian Yesus menyuruh pemuda itu untuk menjual harta benda miliknya. Tidak hanya itu, Yesus juga menyuruhnya untuk memberi harta benda tersebut kepada orang miskin. Tapi, pemuda itu merespon permintaan Yesus dengan kekecewaan, lalu pergi begitu saja.

Apa yang sama dari kisah ikan muda dan pemuda di atas? Keduanya sama-sama sudah mempunyai konsep jawaban di kepala sebelum menanyakan nasihat. Itulah mengapa jawaban atau nasihat dari ikan tua dan Yesus tidak dapat diterima, sebab ada perbedaan konsep.

Pun ketika berdoa, (dalam banyak cerita) tidak sedikit yang berujung marah pada Tuhan. Penyebabnya, apa yang diminta dengan apa yang diberikan tidak sama. Padahal, apa yang diberikan itu adalah semacam pisau bedah yang diberikan agar yang meminta itu bisa membedah sendiri, mencari akar dari persoalan yang sedang digelutinya.

Ketika kita berdoa meminta sesuatu, janganlah kecewa. Mungkin belum waktunya. Tapi, jika mendapat tanda-tanda tertentu, gunakanlah tanda itu untuk perlahan membuka selubung dari permintaan kita. Doa kita terkabul (mario f. cole putra, cmf)

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More