Wisata Banjir ! Hanya Di TTS ! Memang Beda Na!

0 5

 

Benlutu PB. Warga Boentuka menanti dengan rindu curah hujan yang baik selama dua tahun belakangan ini. Area persawahan Boentuka harus beralih fungsi menjadi bedeng sayur dan kebun jagung akibat kekurangan air. Kerinduan mereka akan hujan yang baik terjawab pada tahun ini. Sejak hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Boentuka selama 4 jam,  pada 2 Desember 2020 lalu warga amat bersuka cita.

Namun sukacita ini berubah ketika banjir menghantam Boentuka dan sekitarnya. Beberapa pekan terakhir warga menjadikan banjir sebagai objek wisata bahari. Kendati hujan tiada henti, banjir kemudian   meluap dan menabrak dinding kali yang menghubungkan Benlutu dan Boentuka. Jembatan di Boentuka nyaris setiap hari menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi pasalnya liang jembatan sempit sehingga tidak mampu menampung semua air dan volume air harus merembes keluar di atas jalan raya.

Hujan tahun ini sungguh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Beberapa kali hujan dan membanjiri sawah serta kebun jagung di sekitarnya. Selain di jembatan, warga juga beramai-ramai menuju bibir kali untuk menonton banjir. Di mana berapa pohon telah tumbang terhanyut dibawa air. Terlihat beberapa titik rawan longsor sudah mendekati bibir jalan raya. Diharapkan agar pihak pemerintah TTS tanggap atas situasi yang sedang terjadi di Boentuka yakni banjir dan longsor. TTS memang Beda na!

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More