Yesus Kristus, Sang Raja untuk Sang Rakyat

0 6

Minggu, 21 November 2021

Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam

Dan 7:13-14; Why 1:5-8; Yoh 18:33b-37

 

Pada hari Minggu ini, kita merayakan Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Dalam pada itu, kita disuguhkan dengan pembacaan Injil tentang Pengadilan Yesus di depan Pilatus.

Menarik untuk melihat bacaan ini. Dalamnya, Yesus mengucapkan kata “Kerajaan-Ku” sebanyak tiga kali. Dengan menucapkan kata “Kerajaan-Ku” artinya terdapat maksud bahwa Yesus berasal dari suatu Kerajaan.

Pengucapan kata tersebut sangat penting. Artinya ada repetisi menunjukkan bahwa ada sesuatu yang sangat penting yang ingin dibicarakan, ada makna yang harus digali.

Banyaknya pengulangan dalam pengucapan Yesus itu berarti ada suatu hubungan yang intim. Mengatakan “Kerajaan-Ku” menyimpan arti kepemilikan Yesus atas “kerajaan” itu. Dalam arti tertentu, karena Yesus adalah pemilik Kerajaan, maka dia juga adalah pemimpin dalam Kerajaan tersebut.

Pilatus, sebagaimana orang-orang zamannya termasuk para murid, berpikir tentang suatu kerajaan yang berbeda, yang sifatnya manusiawi. Namun, pemahaman itu bukan seperti yang Yesus proklamirkan. Yesus adalah raja dalam kerajaan itu.

Yesus adalah raja yang sungguh-sungguh ada untuk orang-orang lain. Yesus sungguh bekerja untuk orang-orang. Tidak banyak raja yang mau dan berani menyerahkan nyawanya untuk rakyatnya. Hanya Yesus, Sang Raja, yang mau menggantikan posisi manusia yang berdosa, dan dengan diri-Nya sendiri, Dia membayar lunas semua dosa manusia.

Bisakah pemimpin-pemimpin masa kini memiliki semangat kepemimpinan sebagaimana yang dimiliki Yesus, yang betul-betul memberi diri untuk rakyat? (mario f. cole putra, cmf)

Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More